Data Ekonomi Negatif Runtuhkan Dolar AS

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Pelemahan USD terjadi karena investor mencerna serangkaian laporan ekonomi yang umumnya negatif.

Mengutip Antara, Kamis, 22 November 2018, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,13 persen menjadi 96,7119 di akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1388 dari USD1,1367 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2780 dari USD1,2784 di sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia naik menjadi USD0,7264 dibandingkan dengan USD0,7218. USD dibeli 113,07 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 112,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD turun menjadi 0,9944 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9949 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3254 dolar Kanada dari 1,3314 dolar Kanada.

Pesanan baru AS untuk barang tahan lama yang diproduksi pada Oktober turun 4,4 persen menjadi USD248,5 miliar, menandai persentase penurunan terbesar dalam 15 bulan, Departemen Perdagangan AS mengumumkan.

Klaim pengangguran mingguan AS naik ke tingkat tertinggi dalam lebih dari empat bulan. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran meningkat 3.000 menjadi 224.000 disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 17 November, level tertinggi sejak akhir Juni, kata Departemen Tenaga Kerja AS.

Sementara itu, indeks sentimen konsumen mencapai 97,5 pada November, menurut survei konsumen bulanan Universitas Michigan pada Rabu 21 November. Angka itu lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 98,3 dan juga turun dari 98,6 pada Oktober.

(ABD)