Indeks Acuan Inggris Ditutup Merosot 1,22%

London: Saham-saham Inggris ditutup turun pada perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London merosot sebanyak 1,22 persen atau 91,94 poin, menjadi 7.418,34 poin.

Mengutip Antara, Jumat, 5 Oktober 2018, Ocado Group, supermarket daring Inggris, mencatat kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan dengan sahamnya anjlok 7,78 persen. Diikuti oleh saham Smurfit Kappa Group, perusahaan kemasan kertas bergelombang terkemuka di Eropa, jatuh 6,51 persen.

Sementara itu, Legal & General Group, sebuah perusahaan jasa keuangan multinasional Inggris, menguat 1,21 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham Direct Line Insurance Group dan Barclays, yang masing-masing meningkat 1,09 persen dan 1,03 persen.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 200,91 poin atau 0,75 persen menjadi ditutup di 26.627,48 poin. Indeks S&P 500 berkurang 23,90 poin atau 0,82 persen, menjadi berakhir di 2.901,61 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutu 145,57 poin atau 1,81 persen lebih rendah, menjadi 7.879,51 poin.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun yang dijadikan sebagai acuan, mencapai level tertinggi sejak 2011, menembus di atas 3,2 persen selama perdagangan Kamis. Sembilan dari 11 sektor utama di S&P 500 ditutup lebih rendah. Sektor teknologi dan consumer discretionary masing-masing meluncur 1,78 persen dan 1,60 persen, memimpin penurunan.

Saham-saham yang sensitif suku bunga merosot secara luas, sementara saham-saham bank diuntungkan dari suku bunga yang lebih tinggi. Lonjakan suku bunga obligasi dimulai pada Rabu, didorong oleh data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan. Sementara itu, komentar terbaru dari pejabat tinggi Federal Reserve juga memicu imbal hasil lebih tinggi.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS memiliki jalan panjang untuk pergi sebelum suku bunga mencapai tingkat netral, menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga bertahap dapat berlanjut.

(ABD)