Fed: Pertumbuhan Ekonomi Global di Bawah Tekanan

New York: Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengungkapkan prospek pertumbuhan ekonomi global tetap positif dengan ketidakstabilan hanya ada di beberapa negara berkembang. Meski demikian, prospek tersebut sedikit kurang positif dibandingkan dengan beberapa bulan lalu.

“Saya pikir pertumbuhan masih sehat tetapi mungkin sedikit di bawah tekanan,” kata Powell, seperti dikutip dari AFP, Rabu, 3 Oktober 2018.

Sementara prospek perekonomian untuk Amerika Serikat (AS) dapat disimpulkan dengan lebih banyak berita baik. Powell menilai sangat penting untuk memperhatikan perkembangan luar negeri dan di pasar negara berkembang. Bahkan, sejumlah risiko patut diwaspadai agar tidak menimbulkan efek negatif.

“Ini salah satu risiko utama yang dihadapi para pembuat kebijakan,” ungkap Powell.

Tetapi untuk saat ini, lanjut Powell, di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara maju, hanya segelintir pasar yang sedang berkembang mengalami gejolak signifikan. “Kami masih melihat gambaran yang cukup positif, mungkin sedikit lebih positif daripada di awal tahun ini,” kata Powell.

The Fed pekan lalu menaikkan suku bunga acuan AS untuk ketiga kalinya tahun ini di tengah pertumbuhan ekonomi yang kuat, dan diiringi dengan gerak inflasi yang sesuai target dua persen bank sentral. Sedangkan Jerome Powell optimistis tentang ekonomi AS yang akhirnya menekan kekhawatiran di pasar saham.

Sebaliknya, lanjut Powell, bank mengambil risiko lebih sedikit dan memiliki cadangan yang kuat menghadapi risiko dengan rumah tangga telah meningkatkan tingkat tabungan mereka. Ia tidak menampik ada beberapa pihak sangat prihatin bahwa suku bunga acuan dan upaya-upaya tidak konvensional untuk menopang ekonomi memicu lonjakan inflasi.

“Tapi ramalan buruk itu tidak menjadi kenyataan dan tidak terjadi,” pungkasnya.

(ABD)