Penaikan Suku Bunga AS Picu USD Menghijau

New York: Dolar Amerika Serikat (USD) meningkat terhadap mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena investor terus menyaring keputusan Federal Reserve yang  telah menaikkan suku bunga. Adapun kenaikan suku bunga tersebut dilakukan sejalan dengan membaiknya perekonomian Amerika Serikat.

Mengutip Xinhua, Jumat, 28 September 2018, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama meningkat sebanyak 0,76 persen menjadi 94,8970 pada akhir perdagangan. Di akhir perdagangan New York, euro turun jadi USD1,1658 dari USD1,1762 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun jadi USD1,3087 dari USD1,3184 di sesi sebelumnya.

Sedangkan dolar Australia merosot ke 0,7210 dolar dari 0,7276 dolar. USD membeli 113,42 yen Jepang atau lebih tinggi dibandingkan dengan 112,83 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9775 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9650 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3039 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3002 dolar Kanada.

The Fed pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) memutuskan untuk menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar seperempat poin persentase, kenaikan suku bunga ketiga tahun ini dan langkah kedelapan sejak akhir 2015. Kenaikan dilakukan di tengah kuatnya perekonomian Amerika Serikat.

Analis mengatakan pertumbuhan ekonomi yang solid dan tingkat pengangguran yang menurun cenderung menjaga the Fed pada jalur stabil menuju pengetatan kebijakan moneter untuk mencegah ekonomi AS dari overheating. Di sisi ekonomi, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan minggu lalu.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 54,65 poin atau 0,21 persen menjadi 26.439,93. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 8,03 poin atau 0,28 persen menjadi 2.914,00. Indeks Nasdaq Composite naik 51,60 poin, atau 0,65 persen, menjadi 8.041,97.

The Fed pada Rabu waktu setempat menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar seperempat poin persentase, kenaikan suku bunga ketiga tahun ini dan langkah kedelapan sejak akhir 2015. Kenaikan suku  bunga acuan dilakukan the Fed sejalan dengan kian kuatnya perekonomian Amerika Serikat.

(ABD)