Emas Berjangka Melesat Jelang Pertemuan The Fed

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik tipis pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Penguatan dapat terjadi lantaran investor menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS pekan ini.

Mengutip Antara, Selasa, 25 September 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD3,1 atau 0,26 persen menjadi ditutup pada USD1.204,4 per ons. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun tipis 0,01 persen menjadi 94,21 pada pukul 17.55 GMT.

Emas biasanya bergerak ke arah yang berlawanan dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 1,8 sen dolar atau 0,13 persen menjadi menetap di USD14,341 per ons. Platinum untuk penyerahan Oktober turun sebanyak USD0,3 atau 0,04 persen menjadi ditutup pada USD829,3 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 181,45 poin atau 0,68 persen menjadi ditutup di 26.562,05 poin. Indeks S&P 500 turun 10,30 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir di 2.919,37 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 6,29 poin atau 0,08 persen lebih tinggi, menjadi 7.993,25 poin.

Saham Caterpillar dan Boeing, perusahaan-perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, keduanya menurun lebih dari satu persen, pada penutupan perdagangan. Sedangkan ExxonMobil dan Apple termasuk di antara yang berkinerja terbaik dalam komponen Dow. Saham kedua perusahaan tersebut, masing-masing maju 1,68 persen dan 1,44 persen.

Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama dalam S&P 500 diperdagangkan lebih rendah, dengan sektor real estat dan konsumen memimpin penurunan. Sementara sektor teknologi ditutup 0,3 persen lebih tinggi, yang mendukung Nasdaq.

(ABD)